kue natal

Natal merupakan saat yang tepat untuk merayakan kebersamaan bersama orang-orang tercinta. Setelah mengikuti Misa Natal di gereja, bersantai sejenak sambil menikmati kue kering dan teh hangat bersama keluarga adalah momen sederhana yang membahagiakan.

 

Aneka Jenis Kue Natal yang Lezat dari Berbagai Belahan Dunia

Ya, tak hanya Lebaran saja yang identik dengan kue kering seperti cookies atau biskuit. Saat hari Natal pun, saat yang tepat untuk berbagi aneka jenis kue Natal yang berasal dari berbagai negara yang ada di belahan dunia.

 

Ginger cookies.

Ginger bread cookies berasal dari Jerman dan sudah ada sejak abad ke-16. Rumah berdinding kue yang rumit dan dihiasi foil sebagai tambahan daun emas, dikaitkan dengan tradisi Natal. Popularitas Ginger bread cookies meningkat saat Brothers Grimm menulis cerita mengenai Hansel dan Gretel.

Ginger bread cookies ini umumnya berbentuk orang-orangan yang memakai baju berkancing dan sedang tersenyum. Sesuai dengan namanya, kue ini terbuat dari campuran jahe, kacang dan bahan-bahan lainnya seperti chocolate chips. Selain ginger cookies, Anda mungkin bisa mencicipi gurihnya peanut cookies.

 

Almond sable.

Almond Sable merupakan kue Natal dari benua Eropa, tepatnya dari Perancis. Sable sendiri adalah sejenis kue kering yang tipis dan renyah. Namanya Kue ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-16. Bentuk klasik dari kue ini adalah bundar, namun dapat dikreasikan ke dalam berbagai bentuk dan campuran, seperti buah kering atau kacang-kacangan.

Kue Natal ini berbahan dasar cinnamon(kayu manis) dan asalnya adalah dari Belanda. Namanya diambil dari sebuah kata dalam bahasa Latin “Speculum” yang artinya ‘kaca’. Sesuai tradisi, kue ini dimakan pada tanggal 5 dan 6 Desember dalam rangkan memperingati Hari St. Nikolaus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sinterklas.

Linzer merupakan sejenis kue kering dari Austria. Adonan kue ini merupakan perpaduan dari hazelnut, almond dan cinnamon. Linzer merupakan kue berbentuk bulat atau hati yang biasanya dimakan dengan selai raspberry.

 

Basler Brunsli.

Kue Basler Brunsli merupakan yang biasanya ditemukan saat hari Natal tiba di negara Swiss. Kue ini biasanya dijadikan kudapan sambil minum teh atau kopi. Basler Brunsli memiliki ciri khas yakni tekstur kuenya yang chewy (mudah dikunyah) dan sering dijuluki “Swiss Brownies”.

 

Apricot Kolaches.

Apricot Kolaches adalah kue Natal yang berasal dari negara Hungaria. Sesuai dengan namanya, kue ini berisi selai aprikot dan dibungkus dengan kulit pastry yang renyah. Meski selai aprikotnya dijadikan isian, namun selainya dapat terlihat dari bagian ujung-ujung kue.

Tak hanya saat Lebaran saja, kue ini populer, saat Natal pun kue ini banyak dicari karena memang kue ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda dan rasanya sangat ‘ramah’ dengan lidah masyarakat Indonesia. Kue ini merupakan kue kering bertekstur lembut dengan isian nanas.

Campuran butter dan keju pada komposisi kue ini membuat citarasanya gurih dan menghasilkan tekstur lembut. Sebelum dipanggang, kue ini diolesi terlebih dahulu dengan egg yolk-wash sehingga menghasilkan warna yang menarik.

 

Perayaan Natal memang merupakan momen yang sakral dan berharga bagi seluruh umat Kristiani di seluruh dunia. Kehadiran aneka jenis kue Natal baik buatan Anda sendiri, membeli di toko kue atau dari bingkisan, tentu akan menambah semarak sukacita saat berkumpul bersama teman-teman dan keluarga terkasih.